..ealaa.. rame2 dimedia pada mentertawakan mukidi, ternyata mukidi itu kita sendiri to..😄😄👍
Lho kok bisa...? Bagaimana mungkin kita itu Mukidi?
*Siapa sebenarnya Mukidi*
Sunu Wasono. Bapak ini aslinya Eromoko. Pernah sekolah di SMPN 1 dan SMAN 1 Wonogiri. Kini Ketua Jurusan Sastra Indonesia di FB-Universitas Indonesia. Dia nulis puisi bertopik Mukidi.
KITA BUTUH MUKIDI
kita butuh mukidi
sebab mukidi adalah aku
adalah kau
adalah kita
yang senantiasa kita ejek
kita tertawakan
dan kita puji sendiri
mukidi bisa menjelma apa saja
atau siapa saja
di saat kita sedang bahagia
kita butuh mukidi
di saat kita sedang merana
kita juga butuh mukidi
di saat kita terjebak kemacetan lalu lintas
kita butuh mukidi yang lebih polisi dari polisi
di saat kita terkena resesi ekonomi
kita pun butuh mukidi yang lebih ekonom
dari ekonom paling top di negeru ini
di saat kita lagi gandrung dan demam debat
kita juga butuh mukidi yang pintar berdebat
lebih dari orator dan politisi senayan
di saat kita lagi senang latah dan merasa sok suci
kita merindukan mukidi yang lebih kyai dari kyai
di saat kita lagi santai pun
rasanya kita tetap butuh mukidi
pendek kata kita butuh mukidi
maka jangan lenyapkan mukidi dari benak kita
jangan hapus mukidi dari huruf-huruf kita
sebab ia adalah suara bawah sadar kita.
Mukidi adalah *Mu*ka *ki*ta sen *di*ri.
www.tentangmukidi.blogspot.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar