Jumat, 26 Agustus 2016

Mukidi : Cara aneh punya istri cantik

Lanjutan kisah ketika Mukidi sewaktu naik nota jatuh ke jurang.  Ternyata Mukidi masih hidup.

Setelah terjatuh di jurang, ternyata di bawah jurang ada sungai, dan Mukidi yg pingsan pun hanyut sampai ke hilir. Memang beruntung si Mukidi ini kok tetap hidup.
Saat di hilir sungai, ada abdul dan ahmad yg melihat mukidi dan segera menolongnya. Saat dibopong, Mukidi mulai tersadar. Dan mulai bertanya tanya..

Mukidi   :"dimana aku?"

Abdul     :"tenang bang, abang hanyut disungai, kami akan membawa abang ke rumah sakit. Abang tenang aja ya. "

Mukidi   :"ooh, begitu, terimakasih atas pertolongan kalian. Tapi saat pingsan tadi aku bermimpi mendengar suara, agar aku dilarang menginjak kodok di tepi sungai, karena akan terkena kutukan mendapat jodoh yang mukanya jelek. Hii..... Ngeri deh"

Ahmad   :"Ah, jangan percaya mimpi bang, tahayul, itu dilarang di arab. Kita ga percaya, kita masih bujangan, tapi ga takut dengan tahayul. Nih ada kodok, aku injak ya. Akan kubuktikan bahwa itu bohong"

Ahmad pun sengaja menginjak kodok yang ada didekat kakinya, begitupun si Abdul.
Selang tiga tahun, Ahmad dan Abdul mengunjungi Mukidi yang menetap di Arab setelah kejadian jatuh ke jurang dulu.

Melihat Abdul dan Ahmad yang datang membawa istri mereka, dan ternyata istri2 mereka berwajah jelek, Mukidi pun berbisik ke Ahmed dan Abdul. Sambil cengengesan.

Mukidi   :"tuh kan... kalian dulu ga percaya kutukan kodok sih, makanya sekarang istri kalian jelek. Lain dong dengan aku" katanya bangga

Abdul    :"Emangnya istri abang cantik?"

Mukidi   :"Liat aja nanti" sambil senyum-senyum

Tak selang berapa lama, istri Mukidi yang baru dinikahi setahun, keluar membawakan minuman, dan ternyata memang cantik. Ahmad dan Abdul pun kagum. Ahmad pun penasaran, kenapa ada wanita cantik yang mau dinikahi oleh Mukidi yang jelek.

Ahmed:"Kak, kenapa sih, kok mau dinikahi Mukidi?"
Istri Mukidi:"Tiga tahun lalu, saat aku di hilir sungai, aku melihat di kejauhan ada orang hanyut yang sedang ditolong oleh dua pria. Samar2 aku mendengar, orang yang ditolong itu berkata bahwa ada kutukan bagi orang yang menginjak kodok di hilir sungai, akan mendapatkan jodoh bermuka jelek. Aku ga percaya sama omongannya, makanya aku menginjak kodok yang saat itu ada di dekat kakiku. Ternyata selang dua tahun, aku menikah dengan bang Mukidi. Sepertinya, aku benar2 terkena kutukan kodok hilir sungai".
Mukidi pun cengengesan....😁😁😁

Tidak ada komentar:

Posting Komentar